Wajo, Katasulsel.com β€” Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, resmi ditunda hingga 15 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil karena sejumlah sarana dan prasarana sekolah masih dalam tahap penyelesaian sehingga dinilai belum sepenuhnya siap digunakan oleh peserta didik.

Penundaan ini menjadikan Wajo sebagai salah satu daerah yang memilih menyesuaikan jadwal MPLS demi memastikan keamanan dan kenyamanan siswa sebelum memasuki lingkungan sekolah berasrama.

Kepala SRT Wajo, Asri, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten Wajo, dan Kementerian Sosial.

β€œSetelah berkoordinasi, kami memutuskan MPLS dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan murid karena sejumlah sarana prasarana masih dalam proses penyelesaian,” ujar Asri, Jumat (2/8/2026).

Menurutnya, Kementerian Sosial sebelumnya memberikan beberapa opsi jadwal pelaksanaan MPLS bagi Sekolah Rakyat di berbagai daerah, yakni 15 Juli, 31 Juli, 15 Agustus, dan 30 Agustus 2026.

Infrastruktur Sekolah Rakyat Wajo Masih Difinalisasi

Saat ini, progres pembangunan sejumlah fasilitas utama di SRT Wajo terus dikebut. Asrama putri telah mencapai sekitar 95 persen, sementara asrama guru dan tenaga kependidikan baru sekitar 65 persen.

Adapun asrama putra telah memasuki tahap akhir penyelesaian, namun masih membutuhkan beberapa pekerjaan final sebelum digunakan secara penuh.

Selain bangunan fisik, kebutuhan utilitas dasar juga menjadi perhatian. Penyediaan air bersih untuk mendukung operasional sekolah dan asrama masih dalam proses koordinasi dengan pihak PDAM setempat.

Pihak sekolah menilai seluruh fasilitas pendukung harus benar-benar siap sebelum ratusan siswa mulai tinggal dan menjalani aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Ratusan Calon Siswa dan Orang Tua Tetap Dilibatkan

Meski MPLS ditunda, Sekolah Rakyat Wajo tetap menggelar kegiatan Temu Penguatan Anak dan Keluarga yang dihadiri ratusan calon siswa bersama orang tua mereka.

Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi, menyosialisasikan program pendidikan, serta menjelaskan rencana pelaksanaan MPLS kepada seluruh peserta didik baru.

β€œKami mengundang orang tua dan calon siswa untuk memberikan pemahaman mengenai program sekolah, sistem pembelajaran, serta persiapan sebelum nantinya masuk asrama,” jelas Asri.

Sekolah Rakyat Wajo Siapkan Pembelajaran dari Rumah

Untuk mengisi masa tunggu sebelum MPLS dimulai, pihak sekolah menyiapkan sejumlah program pendampingan belajar dari rumah.

Guru-guru SRT Wajo telah merancang kegiatan penguatan literasi dan numerasi yang dapat diikuti siswa secara mandiri melalui jurnal pembelajaran dan tugas-tugas edukatif.

Langkah ini dilakukan agar calon peserta didik tetap memperoleh aktivitas pembelajaran meski belum memasuki lingkungan sekolah secara penuh.

Dengan penundaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wajo bersama pihak sekolah berharap seluruh fasilitas pendidikan dan asrama dapat rampung sesuai target sehingga proses belajar mengajar berjalan aman, nyaman, dan optimal saat tahun ajaran baru dimulai.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Wajo terbaru di sini