Pinrang, Katasulsel.com — Ukuran keberhasilan pemerintah daerah tidak cukup dilihat dari berapa banyak penghargaan yang dibawa pulang. Yang lebih penting, apakah jalan desa semakin mudah dilalui, petani terbantu, layanan kesehatan makin dekat, dan pelaku usaha punya ruang untuk berkembang.

Di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sejumlah indikator pembangunan dalam setahun kepemimpinan Bupati H. A. Irwan Hamid bersama Wakil Bupati Sudirman Bungi menunjukkan gerak di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi kerakyatan.

Salah satu angka yang menarik perhatian datang dari pembangunan infrastruktur jalan. Sepanjang periode yang dilaporkan, pembangunan jalan mencapai 56,552 kilometer. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memudahkan distribusi hasil pertanian dari wilayah produksi menuju pasar.

Bagi daerah yang memiliki basis pertanian, jalan bukan sekadar urusan transportasi. Akses yang lebih baik dapat membantu petani mengangkut hasil panen, mengurangi hambatan perjalanan, dan membuka hubungan ekonomi antarkawasan.

Namun, jalan saja tidak cukup. Produktivitas juga bergantung pada dukungan irigasi, sarana produksi, serta kemampuan masyarakat mengembangkan usaha.

Itulah sebabnya pembangunan di Pinrang turut menyasar jaringan pengairan, jalan usaha tani, optimalisasi lahan rawa, hingga fasilitas pendukung perikanan dan perkebunan.

Sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, Pinrang menempatkan sektor pertanian sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Sejumlah pekerjaan yang dilaporkan meliputi peningkatan jaringan irigasi usaha tani sepanjang 3.745 meter, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 12.061 meter, rehabilitasi saluran irigasi desa, normalisasi saluran pembuang, serta pembangunan jembatan.

Pemerintah daerah juga melaporkan optimalisasi lahan rawa seluas 7.484 hektare.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa dukungan terhadap pertanian tidak hanya diarahkan pada lahan produksi, tetapi juga pada infrastruktur yang menopang kegiatan petani.

Bantuan traktor, combine harvester, irigasi air tanah, dan sarana produksi lainnya turut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kerja di sektor pertanian.

Sementara itu, pembangunan jalan tambak, perbaikan saluran tambak, serta jalan produksi perkebunan diarahkan untuk membantu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan petani perkebunan.

Bersambung…šŸ‘‡šŸ‘‡

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru