Pinrang, katasulsel.com β Waduh, ada-ada saja.
Nama dan foto Kapolres Pinrang kembali dicatut di media sosial.
Sebuah akun Facebook diduga dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan identitas Kapolres Pinrang.
Sekilas mungkin terlihat meyakinkan.
Foto pejabat kepolisian terpampang.
Namanya pun dibuat menyerupai identitas asli.
Tapi jangan buru-buru percaya.
Polres Pinrang memastikan akun tersebut bukan akun resmi Kapolres Pinrang.
Kasi Humas Polres Pinrang AKP Darwis Maniaga, S.Pd., meminta masyarakat lebih waspada terhadap akun yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
βModus seperti ini sudah sering terjadi. Pelaku menggunakan foto pejabat kepolisian untuk menipu dan meresahkan masyarakat. Kami pastikan akun tersebut bukan akun resmi Kapolres Pinrang,β tegas Darwis.
Modusnya memang kelihatan sederhana.
Ambil foto.
Pakai nama.
Buat akun.
Kemudian kirim pesan kepada calon korban.
Masalahnya, kalau korban percaya, urusannya bisa panjang.
Akun palsu seperti ini berpotensi digunakan untuk meminta uang, pulsa, data pribadi, bahkan mengirim tautan mencurigakan.
Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung percaya hanya karena foto profilnya menggunakan wajah pejabat.
Apalagi jika tiba-tiba ada pesan pribadi yang meminta transfer atau data pribadi.
Jangan dilayani.
Jangan klik tautannya.
Jangan kirim apa pun.
Polisi juga mengingatkan beberapa ciri akun yang patut dicurigai.
Nama biasanya dibuat mirip dengan akun asli, tetapi ditambah angka atau huruf tertentu.
Akun bisa saja baru dibuat, jumlah temannya sedikit, dan aktivitas unggahannya minim.
Namun yang paling penting adalah isi komunikasinya.
Kalau mengaku sebagai pejabat kepolisian tetapi kemudian meminta uang, pulsa, data pribadi atau mengarahkan penerima pesan ke tautan tertentu, masyarakat diminta segera berhati-hati.
Jika menemukan akun yang diduga palsu, akun tersebut dapat diblokir dan dilaporkan.
Masyarakat juga dapat melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Polres Pinrang atau datang langsung ke kantor kepolisian.
Untuk bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.
Jadi, buat siapa pun yang sedang menjalankan modus ini, ada pesan sederhana dari masyarakat:
Aduh, siapa lagi yang berani catut nama Kapolres Pinrang?
Berani ya.
Tapi masyarakat Pinrang juga jangan kalah berani.
Berani bilang tidak pada akun mencurigakan.
Berani tidak klik tautan sembarangan.
Dan yang paling penting, berani melakukan verifikasi sebelum percaya.
Sebab di media sosial, wajah bisa dipinjam.
Nama bisa dicatut.
Tapi jangan sampai rekening ikut berpindah tangan. (*)
