Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberi dampak terhadap produktivitas maupun pendapatan masyarakat.

Di sisi keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pinrang sepanjang 2025 mencatatkan penerimaan dari sejumlah sumber.

Pajak daerah menghasilkan lebih dari Rp85 miliar, retribusi daerah sebesar Rp123 miliar, pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp11,2 miliar, serta pendapatan sah lainnya sebesar Rp812 juta.

Jika mengacu pada angka yang dilaporkan, total penerimaan dari empat kelompok tersebut mencapai lebih dari Rp220 miliar.

PAD menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk membiayai pelayanan publik dan pembangunan sesuai kemampuan fiskal serta ketentuan anggaran.

Meski demikian, besarnya penerimaan belum dengan sendirinya menunjukkan seberapa efektif belanja pemerintah. Penilaian yang lebih lengkap juga membutuhkan data target dan realisasi PAD, kualitas belanja, serta dampak program yang dibiayai.

Di luar aspek penerimaan, Pinrang juga mencatat sejumlah penghargaan. Daerah ini meraih peringkat ke-18 nasional dalam kategori Menuju Kabupaten Bersih sebagai bagian dari capaian Adipura, mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 13 kali berturut-turut sejak 2012, serta menerima penghargaan di bidang penggunaan kartu kredit pemerintah, e-commerce partisipatif, Universal Health Coverage kategori pratama, Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwerda, dan upaya menuju wilayah bebas korupsi.

Penghargaan tersebut menjadi indikator yang patut dicatat. Namun, manfaatnya tetap perlu terlihat dalam tata kelola yang semakin baik dan pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Salah satu capaian yang langsung berkaitan dengan ekonomi masyarakat adalah fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi lebih dari 13 ribu usaha.

Legalitas usaha penting bagi pelaku UMKM karena menjadi salah satu pintu untuk mengakses layanan pembinaan, kemitraan, dan berbagai program pengembangan usaha sesuai persyaratan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Pinrang juga melaporkan pembangunan pasar rakyat, bantuan peralatan usaha, serta pelatihan bagi ratusan pelaku UMKM.

Langkah tersebut membuka ruang bagi usaha kecil untuk memperkuat kapasitas dan memperluas kegiatan ekonomi. Meski begitu, legalitas perlu diikuti dukungan pemasaran, peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan, dan kemampuan bersaing agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Di tengah kebutuhan memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ekonomi lokal, pengembangan UMKM menjadi salah satu jalur yang penting untuk diperhatikan.

Bersambung…šŸ‘‡šŸ‘‡

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru