Enrekang, Katasulsel.com β€” Tidak banyak yang menyangka perpindahan itu terjadi secepat ini.

Muhammad Yusuf Ritangnga, Bupati Enrekang yang selama ini identik dengan NasDem, kini resmi mengenakan seragam politik baru.

Selasa (4/8/2026), Aji Ucu dikukuhkan sebagai kader Partai Gerindra sekaligus menerima mandat sebagai Ketua DPC Gerindra Enrekang dalam Rakorda Gerindra Sulawesi Selatan di Makassar. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Harian DPP Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad. Bersama dirinya, empat kepala daerah lain di Sulsel juga menerima SK serupa.

Bagi masyarakat Enrekang, ini bukan sekadar berita partai.

Ini berita tentang arah kekuasaan.

Sebab yang berpindah bukan politisi biasa.

Yang berpindah adalah seorang bupati aktif yang baru beberapa bulan memimpin Kabupaten Enrekang.

Karena itu, pertanyaan yang langsung muncul di warung kopi hingga grup WhatsApp warga Enrekang bukan soal apakah Aji Ucu masuk Gerindra.

Tetapi: mengapa sekarang?

Dan apa dampaknya bagi Enrekang?

Seorang sumber internal Gerindra yang hadir dalam Rakorda memastikan proses pengukuhan berlangsung resmi di hadapan jajaran elite partai.

“Benar. Saya saksinya,” ujar sumber tersebut kepada Katasulsel.com, Selasa (4/8/2026).

Pernyataan singkat itu sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang selama beberapa bulan terakhir beredar di kalangan politisi Enrekang.

Sesungguhnya, tanda-tanda itu sudah terlihat.

Dalam politik nasional hari ini, banyak kepala daerah mulai membangun kedekatan dengan partai-partai yang memiliki pengaruh kuat di tingkat pusat.

Dan Gerindra, sebagai partai Presiden Prabowo Subianto, tentu memiliki daya tarik tersendiri.

Bagi daerah seperti Enrekang yang masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur, pertanian, konektivitas, hingga investasi, kedekatan politik dengan pusat sering kali dianggap memiliki nilai strategis tersendiri.

Meski demikian, perpindahan Aji Ucu juga menyisakan cerita lain.

Ia meninggalkan partai yang turut mengantarkannya ke kursi Bupati Enrekang.

Fakta itu membuat langkah politiknya menjadi salah satu manuver paling menarik di Sulsel tahun ini.

Di sisi lain, Gerindra mendapatkan keuntungan besar.

Mereka tidak hanya memperoleh seorang kader baru.

Mereka mendapatkan seorang kepala daerah aktif yang memiliki legitimasi kuat dari rakyat Enrekang.

Secara politik, itu ibarat membeli rumah yang sudah jadi, bukan membangun dari pondasi.

Kini pertanyaan berikutnya mulai bermunculan.

Akankah bergabungnya Aji Ucu membuat peta politik Enrekang ikut berubah?

Akankah sejumlah tokoh lokal dan jaringan pendukungnya mengikuti langkah yang sama?

Belum ada yang bisa menjawab pasti.

Namun satu hal sudah menjadi fakta politik hari ini.

Muhammad Yusuf Ritangnga tidak lagi hanya dikenal sebagai Bupati Enrekang.

Mulai 4 Agustus 2026, ia juga resmi menjadi nakhoda Gerindra Enrekang.

Dan dalam dunia politik, perpindahan seorang bupati hampir selalu menjadi awal cerita yang lebih besar daripada sekadar pergantian kartu anggota partai.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Enrekang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Enrekang hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Enrekang terbaru di sini