Anasrullah menambahkan, komunikasi dengan oknum tersebut masih terus dilakukan, dengan harapan uang bisa dikembalikan. Namun hingga Senin sore (25/5/2026), janji pengembalian itu belum juga terealisasi.
Kasus ini menambah panjang daftar dugaan praktik percaloan berkedok “jalur dalam” penerimaan kerja di BUMN, yang kerap menyasar keluarga pencari kerja dengan iming-iming akses cepat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur janji instan masuk dunia kerja melalui jalur tidak resmi, yang pada akhirnya justru berujung kerugian besar. (*)
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
