Dari pengakuannya, TO bukan hanya beraksi di Palopo. Daftar wilayah operasinya cukup panjang:

Bungku, Morowali: 1 unit

Masamba, Luwu Utara: 4 unit

Parepare: 1 unit

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Kalosi, Enrekang: 1 unit

Totalnya bukan lagi hitungan kecil. Ini pola. Ini jaringan kebiasaan.

Analisis: Residivis, Lingkaran yang Sulit Diputus

Kasus TO kembali membuka satu fakta lama: residivisme di kejahatan curanmor masih jadi pekerjaan rumah serius.

Ada tiga hal yang terlihat jelas:

Pertama, kejahatan ini masih berbasis peluang. Motor di halaman rumah, tanpa pengamanan ekstra, tetap jadi sasaran empuk.

Kedua, pelaku beroperasi lintas daerah. Ini membuat penanganan tak bisa parsial. Harus lintas wilayah, lintas data.

Ketiga, efek jera belum maksimal. Mantan narapidana seperti TO bisa kembali ke pola lama, bahkan dengan jaringan yang lebih luas.

Di sisi lain, keberhasilan Resmob Polres Palopo menangkap TO menunjukkan satu hal penting: respons cepat dan penyelidikan berbasis informasi masih jadi kunci.

TO kini diamankan di Polres Palopo. Proses hukum berjalan.

Tapi pertanyaan besarnya belum selesai:

Berapa banyak “TO” lain yang masih bergerak di luar sana? (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 26 Maret 2026 01:31 WIB