SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menjadi magnet bagi dunia akademik. Setelah sukses menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala besar, kini sebanyak 3.000 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 11 kecamatan.

Jumlah tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan KKN di Kabupaten Sidrap.

Pelepasan ribuan mahasiswa berlangsung meriah di halaman Masjid Agung Pangkajene, Rabu. Kegiatan itu dipimpin langsung Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, dan dihadiri seluruh camat, kepala desa, lurah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Lautan jaket almamater merah memenuhi kawasan Masjid Agung, menandai dimulainya pengabdian ribuan mahasiswa di berbagai desa dan kelurahan selama beberapa pekan ke depan.

Bupati Syaharuddin Alrif menyebut kehadiran 3.000 mahasiswa Unhas merupakan kebanggaan sekaligus kepercayaan besar yang diberikan perguruan tinggi ternama tersebut kepada Kabupaten Sidrap.

“Ini adalah jumlah mahasiswa KKN terbesar yang pernah datang ke Kabupaten Sidrap. Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadi energi baru dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ruang kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan membuka ruang seluas-luasnya bagi para mahasiswa untuk berkreasi, berinovasi, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Syaharuddin juga menitipkan pesan kepada masyarakat Sidrap agar menerima para mahasiswa seperti keluarga sendiri selama menjalankan pengabdian.

Ia berharap suasana yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan akan membuat mahasiswa mampu menjalankan seluruh program kerja secara maksimal sekaligus meninggalkan kesan positif tentang Sidrap.

Bagi Kabupaten Sidrap, kehadiran 3.000 mahasiswa bukan hanya memberi dampak sosial. Aktivitas ribuan mahasiswa yang tersebar di 11 kecamatan juga diperkirakan akan ikut menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, tempat tinggal, transportasi, hingga usaha mikro masyarakat.

Momentum ini sekaligus memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah yang semakin dipercaya menjadi lokasi pengabdian, penelitian, dan pengembangan inovasi perguruan tinggi.

Kini, ribuan mahasiswa Unhas telah bersiap menyatu dengan masyarakat Bumi Nene Mallomo. Yang diharapkan bukan sekadar menjalankan program KKN, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi desa, masyarakat, dan masa depan pembangunan Sidrap.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini