SIDRAP β Belum lama menikmati geliat ekonomi dari pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan yang menghadirkan sekitar 75 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota, Kabupaten Sidrap kembali bersiap menyambut gelombang besar pendatang.
Kali ini, ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Hasanuddin dijadwalkan tiba untuk menjalankan pengabdian di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Sidrap.
Kehadiran para mahasiswa tersebut diperkirakan kembali menghidupkan denyut aktivitas masyarakat. Rumah kos, penginapan, warung makan, toko kelontong, hingga pelaku usaha mikro diprediksi akan merasakan dampak positif dari meningkatnya mobilitas orang di berbagai kecamatan.
Jika sebelumnya Sidrap menjadi pusat perhatian Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah Porsenijar PGRI 2026 dengan lautan peserta yang memenuhi arena pertandingan dan lokasi kegiatan, kini suasana ramai itu diperkirakan berlanjut melalui aktivitas mahasiswa yang akan tinggal dan berbaur dengan masyarakat selama program KKN berlangsung.
Tidak hanya membawa semangat pengabdian, mahasiswa KKN juga akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Mulai dari edukasi, pendampingan UMKM, literasi digital, kesehatan, lingkungan, hingga inovasi di bidang pertanian yang menjadi sektor unggulan Sidrap.
Bagi masyarakat, momentum ini menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah desa. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu melahirkan gagasan baru yang dapat membantu pengembangan potensi lokal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, pelaku usaha berharap perputaran ekonomi yang sempat meningkat saat Porsenijar dapat kembali terjaga. Pengalaman menjadi tuan rumah ajang berskala provinsi dinilai telah memberi dampak nyata terhadap sektor perdagangan dan jasa, sehingga kedatangan mahasiswa KKN menjadi angin segar berikutnya.
Dengan dua agenda besar yang berlangsung secara berdekatan, Sidrap kembali menunjukkan daya tariknya sebagai daerah yang aktif menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Setelah sukses menjadi magnet puluhan ribu peserta Porsenijar, kini Bumi Nene Mallomo bersiap menyambut ribuan insan akademik yang akan mengabdi di tengah masyarakat.
Suasana Sidrap pun dipastikan kembali semarak. Jalanan, pusat kuliner, pasar, hingga berbagai sudut desa diperkirakan akan dipenuhi aktivitas baru, menandai berlanjutnya denyut kehidupan dan geliat ekonomi di kabupaten tersebut.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
