Sidrap, Katasulsel.com – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan kabar positif. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo itu memiliki tingkat kemiskinan yang termasuk paling rendah di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data BPS Sulawesi Selatan yang diperbarui pada 5 Februari 2026 melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, persentase penduduk miskin Kabupaten Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu yang terendah dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Selatan.
Jumlah penduduk miskin di Sidrap tercatat sebanyak 15,20 ribu jiwa, dengan garis kemiskinan mencapai Rp472.303 per kapita per bulan.
Jika dibandingkan dengan rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan yang berada pada angka 7,60 persen, tingkat kemiskinan Sidrap jauh lebih rendah.
Artinya, dari setiap 100 penduduk Sidrap, sekitar lima orang berada dalam kategori penduduk miskin berdasarkan indikator BPS.
Capaian tersebut juga menempatkan Sidrap berada di bawah sejumlah daerah lain seperti Soppeng dengan angka kemiskinan 6,65 persen, Wajo 5,86 persen, Pinrang 8,38 persen, Barru 8,00 persen, hingga Bone yang mencapai 9,13 persen.
Bahkan, angka kemiskinan Sidrap berada di bawah beberapa daerah perkotaan di Sulawesi Selatan seperti Kota Makassar yang tercatat 4,43 persen dan Kota Parepare 4,44 persen.
Meski demikian, angka 15,20 ribu penduduk miskin tetap menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Sebab, di balik capaian positif tersebut masih terdapat masyarakat yang membutuhkan dukungan agar mampu meningkatkan taraf hidup.
Sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Sulawesi Selatan, Sidrap memiliki kekuatan ekonomi yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, perdagangan, dan usaha masyarakat.
Penguatan sektor produktif, peningkatan pendapatan petani, pengembangan UMKM, serta penciptaan peluang ekonomi baru menjadi langkah penting agar masyarakat yang masih berada di garis kemiskinan dapat segera naik kelas.
Data BPS tersebut menunjukkan bahwa Sidrap bukan hanya dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan, tetapi juga mampu menjaga tingkat kemiskinan tetap rendah dibanding banyak daerah lainnya.
Namun tantangan berikutnya adalah bagaimana mempertahankan capaian tersebut sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.
Dengan angka kemiskinan 4,91 persen, Sidrap kini menjadi salah satu daerah yang mencuri perhatian dalam peta kemiskinan Sulawesi Selatan tahun 2025.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
