Soppeng, Katasulsel.com – Jika mendengar kata “YOKER”, sebagian orang mungkin langsung membayangkan permainan kartu. Namun di Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, kartu YOKER justru berubah menjadi alat belajar kesehatan yang membuat warga penasaran.
Inovasi unik itu diperkenalkan oleh mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) saat menggelar edukasi pencegahan asam urat.
Alih-alih menggunakan metode ceramah yang sering membuat peserta cepat bosan, mahasiswa memilih pendekatan yang tidak biasa. Mereka memodifikasi kartu YOKER menjadi media edukasi yang berisi informasi makanan tinggi dan rendah purin, zat yang berkaitan erat dengan risiko asam urat.
Begitu permainan dimulai, warga langsung tertarik. Setiap kartu yang muncul bukan sekadar alat bermain, melainkan membuka diskusi tentang makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari.
Ada kartu yang menampilkan makanan dengan kandungan purin tinggi, ada pula yang berisi makanan yang lebih aman dikonsumsi untuk menjaga kadar asam urat tetap normal.
Tanpa disadari, peserta yang awalnya hanya ingin mencoba permainan justru ikut belajar mengenali kebiasaan makan yang berpotensi memicu gangguan kesehatan.
Mahasiswa PBL menjelaskan bahwa metode permainan dipilih karena lebih mudah diterima masyarakat dibandingkan penyuluhan konvensional.
Saat kartu dibuka satu per satu, peserta diajak menebak kategori makanan yang muncul. Dari situ, diskusi berkembang tentang pola makan sehat, makanan yang perlu dibatasi, hingga langkah sederhana mencegah asam urat.
Suasana yang santai membuat warga aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Tidak sedikit yang mengaku baru mengetahui bahwa beberapa makanan favorit mereka ternyata termasuk kelompok tinggi purin.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan tidak selalu harus dilakukan secara formal. Dengan sedikit kreativitas, kartu yang biasa digunakan untuk bermain dapat berubah menjadi media pembelajaran yang efektif.
Mahasiswa PBL III FKM Unhas berharap metode YOKER Edukasi tersebut dapat membantu masyarakat Desa Congko lebih mudah memahami pentingnya menjaga pola makan sehat.
Sebab dalam banyak kasus, pencegahan asam urat tidak dimulai dari ruang perawatan atau obat-obatan, melainkan dari keputusan sederhana saat memilih makanan setiap hari.(*)
Penulis: Faradila Taufik Nala
