Ia menjadi bagian penting dalam Women Techmakers, program yang mengangkat kisah, peluang, dan penguatan kapasitas perempuan di bidang teknologi dari berbagai negara.
Melalui ruang itu, Amanda ikut menyuarakan pentingnya representasi perempuan, termasuk mendorong lebih banyak talenta muda Indonesia agar berani masuk ke dunia computer science dan rekayasa teknologi.
Kisah Amanda juga menarik karena satu hal sederhana: ia tidak datang ke Google membawa lamaran kerja.
Justru perusahaan teknologi raksasa itu yang melihat potensinya dan menilai profilnya sesuai dengan kebutuhan mereka.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Di lingkungan Google Mountain View, Amanda disebut sebagai salah satu dari sekitar IndoGooglers—komunitas profesional asal Indonesia yang bekerja di Google.
Jumlahnya tidak banyak.
Tetapi keberadaan mereka menjadi simbol bahwa talenta Indonesia mampu menembus kompetisi paling ketat di panggung global.
Dari Jakarta ke Silicon Valley, Amanda Surya menjadi gambaran bahwa perjalanan besar kadang tidak selalu dimulai dari pintu yang diketuk sendiri.
Kadang, ketika kualitas berbicara, pintu itu justru dibuka lebih dulu. (edybasri)
