Sidrap, Katasulsel.com — Nama Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, kembali mencuri perhatian. Kelurahan yang mewakili Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 itu mendapat kunjungan langsung Tim Verifikasi Lapangan Provinsi, Kamis (23/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi tahap penting dalam penilaian lomba yang diikuti daerah-daerah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Tim verifikasi disambut langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala Dinas PMD PPA Sidrap Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Panca Rijang Faradila Bakri, para kepala OPD, serta masyarakat Kelurahan Kadidi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap memaparkan berbagai keunggulan yang dimiliki Kelurahan Kadidi. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki kekuatan yang lengkap mulai dari sektor pertanian, peternakan, perdagangan, industri rumah tangga hingga UMKM yang berkembang dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Syaharuddin menegaskan, keikutsertaan Kadidi dalam lomba bukan sekadar mengejar gelar juara. Lebih dari itu, lomba menjadi sarana untuk membangun tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menciptakan pelayanan yang berdampak langsung bagi warga.
“Yang dicari bukan hanya prestasi di atas kertas, tetapi bagaimana kelurahan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Sidrap juga menyoroti budaya sosial yang tumbuh di tengah masyarakat Kadidi. Salah satunya adalah kebiasaan membayar zakat mal melalui Baznas setiap kali musim panen tiba. Tradisi tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian sosial yang membantu masyarakat kurang mampu.
Kemajuan sektor pertanian di Sidrap juga menjadi perhatian tim penilai. Peningkatan Indeks Pertanaman dari IP 200 menjadi IP 300 disebut telah berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat. Kondisi itu ikut mendorong lahirnya berbagai kegiatan sosial yang didukung secara swadaya oleh warga.
Tak hanya itu, budaya hidup bersih juga menjadi salah satu kekuatan Kelurahan Kadidi. Setiap Jumat, pemerintah kelurahan bersama sekolah dan masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti yang melibatkan pelajar SD, SMP, hingga SMA.
“Tentu Lurah Kadidi berani mengikuti lomba ini karena memiliki semangat dan mental juara. Prestasi seperti ini nilainya jauh lebih besar daripada sekadar hadiah,” kata Syaharuddin.
Ketua Tim Verifikasi Lapangan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh. Tim menilai administrasi pemerintahan, inovasi pelayanan, sarana dan prasarana, serta kondisi riil yang ada di lapangan.
Menurutnya, tema Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026, Transformasi Desa dan Kelurahan Sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas, menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Ia juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk terus memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui koperasi, UMKM, dan berbagai bentuk kolaborasi yang mampu menciptakan kesejahteraan jangka panjang.
Sementara itu, Lurah Kadidi Rusmin Malik mengaku optimistis menghadapi penilaian tingkat provinsi. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam persiapan lomba.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kelurahan Kadidi untuk mewakili Sidrap. Kami siap memberikan yang terbaik dan siap juara,” tegas Rusmin.
Dengan sederet potensi yang dimiliki, Kelurahan Kadidi kini menjadi harapan baru bagi Sidrap untuk meraih prestasi di tingkat Sulawesi Selatan. Jika berhasil keluar sebagai pemenang, nama Sidrap akan kembali mendapat perhatian sebagai daerah yang berhasil membangun kelurahan maju, mandiri, dan berdaya saing.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
