MAKASSAR, Katasulsel.com – Debarkasi Makassar mulai menerima kepulangan jemaah haji asal Sulawesi Selatan dari Arab Saudi. Dalam dua hari berturut-turut, dua kelompok terbang (kloter) perdana telah tiba dengan total 782 jemaah dan petugas yang kembali ke Tanah Air.
Kloter 1 yang didominasi jemaah asal Kabupaten Soppeng mendarat pada Senin malam, 1 Juni 2026. Sementara Kloter 2 yang berisi jemaah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Selasa pagi, 2 Juni 2026.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, mengatakan proses penyelenggaraan dan pemulangan jemaah berjalan lancar. Ia mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Menurut Ikbal, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 secara umum berlangsung baik meski terdapat sejumlah jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Data PPIH mencatat hingga kedatangan kloter pertama, sebanyak 16 jemaah Embarkasi Makassar wafat selama menjalankan ibadah haji. Mereka terdiri atas 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu asal Sulawesi Barat, dua asal Sulawesi Tenggara, satu asal Maluku Utara, dan satu asal Maluku.
Pada Kloter 2, satu jemaah asal Sidrap atas nama Ijuma H. Lompeng dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi pada 30 Mei 2026. Sementara seorang jemaah lainnya, Lanti Latief Abdullah, masih menjalani perawatan medis dan belum dapat kembali bersama rombongan.
Embarkasi Makassar sebelumnya merencanakan memberangkatkan 16.728 jemaah dan petugas pada musim haji 2026. Namun sebanyak 22 calon jemaah batal berangkat karena berbagai alasan, terdiri atas 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang meninggal dunia, dan tiga orang menunda keberangkatan.
Kedatangan Kloter 2 juga menjadi perhatian karena dijemput langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif. Ia bahkan masuk hingga area pesawat untuk menyambut para jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci.
Syaharuddin menyebut musim haji tahun ini menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Sidrap karena untuk pertama kalinya daerah tersebut memperoleh dua kelompok terbang.
Menurutnya, penambahan kuota tersebut memungkinkan lebih banyak warga Sidrap menunaikan ibadah haji dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kloter 1 terdiri atas 391 orang, yakni 384 jemaah asal Soppeng, satu jemaah asal Kota Makassar, dan enam petugas haji. Jemaah termuda berusia 19 tahun, sedangkan yang tertua berusia 85 tahun. Sebanyak 82 orang di antaranya merupakan lanjut usia.
Sementara Kloter 2 mengangkut 393 jemaah asal Sidrap saat keberangkatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 391 jemaah kembali bersama rombongan dan seluruhnya dilaporkan dalam kondisi sehat saat tiba di Makassar.
PPIH Debarkasi Makassar menyatakan proses pemulangan jemaah haji akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring kedatangan kloter-kloter berikutnya dari Arab Saudi. Kepulangan bertahap tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian ibadah haji 2026 bagi ribuan jemaah asal kawasan timur Indonesia yang diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar. (*)
