Namun strategi itu justru memberi ruang bagi para penyerang Gaswon FC untuk melakukan serangan balik.

Ardianto kembali menjadi mimpi buruk bagi lawan.

Memanfaatkan kelengahan lini belakang Tosagena, ia mencetak gol ketiganya sekaligus menggenapkan hattrick yang membuat publik di pinggir lapangan bertepuk tangan.

Gol itu praktis mematahkan semangat kebangkitan Tosagena.

Belum selesai sampai di situ.

Saat lawan masih berusaha mengatur ulang permainan, Ali Suares ikut mencatatkan namanya di papan skor.

Pemain bernomor punggung 10 itu menuntaskan sebuah peluang menjadi gol keempat Gaswon FC.

Skor berubah menjadi 4-1.

Sejak saat itu pertandingan praktis berada dalam kendali penuh Gaswon FC.

Lini pertahanan yang dipimpin Haqqi, Mundar, dan Manji tampil disiplin menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan telak ini membuat Gaswon FC pulang dengan senyum lebar.

Namun sorotan terbesar tentu tertuju kepada Ardianto.

Tiga gol dalam satu pertandingan bukan sekadar statistik.

Itu adalah pernyataan bahwa sang nomor 11 sedang berada dalam performa terbaiknya.

Jika sepak bola adalah soal mencari pembeda, maka pada laga ini Gaswon FC memiliki sosok itu.

Namanya Ardianto.

Tiga gol.

Satu hattrick.

Dan satu kemenangan besar untuk Gaswon FC.

Hasil Akhir

Gaswon FC 4-1 Tosagena FC

Pencetak Gol:

3: Ardianto (Gaswon FC)

1: Ali Suares (Gaswon FC)

1: Risal (Tosagena FC)

Babak Pertama: Gaswon FC unggul 2-1

Babak Kedua: Gaswon FC menambah dua gol dan menutup laga dengan kemenangan 4-1. (*)