BONE – Dukungan Pemerintah Kabupaten Bone terhadap inovasi mahasiswa kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengundang Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin untuk terlibat dalam kegiatan bakti sosial sekaligus membahas keberlanjutan program pertanian cerdas “Mannennungeng: Smart Hydro Loop”, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Alun-alun Kota Watampone itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari ASN, TNI-Polri, Satgas Kebersihan hingga masyarakat umum. Kehadiran mahasiswa Unhas di tengah kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun kepedulian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.
Usai bakti sosial, Bupati Bone menerima audiensi Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas untuk membahas perkembangan implementasi program Mannennungeng di Desa Kajaolaliddong. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memaparkan capaian program sekaligus menawarkan langkah strategis guna memperluas manfaatnya bagi sektor pertanian.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, memberikan apresiasi atas konsistensi mahasiswa yang dinilainya mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi adik-adik mahasiswa yang tidak hanya aktif mendampingi petani, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Kehadiran mereka dalam kegiatan bakti sosial hari ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian itu benar-benar hidup,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi, khususnya program-program yang memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Program Smart Hydro Loop merupakan inovasi yang patut didukung. Pemerintah daerah berkomitmen mendampingi dan memastikan program ini dapat berkembang serta memberikan manfaat jangka panjang bagi petani di Kabupaten Bone,” tegasnya.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi energi baru bagi mahasiswa untuk terus melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami bersyukur mendapatkan apresiasi dan dukungan langsung dari Bapak Bupati. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menilai keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam memastikan program Mannennungeng terus berkembang.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah semakin kuat, termasuk dalam penguatan kebijakan dan dukungan anggaran sehingga program pertanian cerdas ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani,” ujarnya.
Kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bone dan mahasiswa Universitas Hasanuddin tersebut menjadi gambaran bagaimana inovasi kampus dapat bertemu dengan kebijakan pemerintah untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.
Melalui program Mannennungeng: Smart Hydro Loop, harapan untuk menciptakan pertanian yang lebih modern, efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Bone kini semakin terbuka lebar.
