Pertemuan yang tidak selalu terjadi setiap hari.
Ketika Institusi Belajar Menjadi Tuan Rumah
Menjadi tuan rumah bukan hal kecil bagi institusi negara.
Karena tuan rumah berarti membuka ruang.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Menerima orang lain masuk.
Menyamakan posisi dalam batas tertentu.
Dan itu yang terjadi di Sidrap.
Mapolres tidak lagi hanya menjadi tempat urusan hukum. Ia menjadi tempat ibadah.
Dan dalam momen itu, polisi tidak hanya hadir sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari jamaah.
Mungkin setelah Idul Adha selesai, halaman Mapolres Sidrap akan kembali seperti biasa.
Aktivitas administratif akan berjalan lagi. Laporan akan masuk. Patroli akan berangkat. Urusan hukum akan kembali mendominasi.
Tapi akan ada satu ingatan yang tertinggal.
Bahwa pernah ada hari ketika halaman itu berubah fungsi.
Ketika warga dan polisi berdiri dalam satu saf.
Ketika 11 sapi menjadi simbol kebersamaan, bukan sekadar angka.
Dan ketika sebuah institusi negara memilih untuk menyapa masyarakat bukan dari jarak, tetapi dari kedekatan.
Tidak semua perubahan harus besar.
Sebagian cukup dimulai dari halaman yang dibuka. (edy)
