Maros, katasulsel.com – Pergantian pucuk pimpinan di tubuh kepolisian kerap menjadi penanda lahirnya arah kebijakan baru. Di Polres Maros, pesan itu langsung terlihat pada hari pertama AKBP Devi Sujana menjalankan tugas sebagai Kapolres Maros.

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar tersebut memimpin apel pagi perdana di halaman Mapolres Maros, Senin (3/8/2026), hanya beberapa waktu setelah resmi menggantikan AKBP Douglas Mahndrajaya yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Wajo.

Namun, apel perdana itu bukan sekadar seremoni pergantian komando. Di hadapan seluruh personel, Devi memilih menyampaikan pesan yang menyentuh inti persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik terhadap institusi kepolisian: integritas.

Apel tersebut diikuti Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, bintara, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Maros.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kejujuran dan integritas bukan sekadar slogan organisasi, melainkan fondasi utama yang menentukan kualitas pelayanan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya diukur dari capaian kinerja atau banyaknya kasus yang berhasil ditangani. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap personel menjaga kepercayaan masyarakat melalui perilaku yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab.

“Integritas dan kejujuran adalah fondasi utama yang tidak boleh ditawar anggota Polri, karena merupakan kunci utama dalam meraih kembali serta mempertahankan kepercayaan masyarakat,” tegas AKBP Devi Sujana.

Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi institusi kepolisian saat ini. Di era keterbukaan informasi, setiap tindakan aparat dengan mudah menjadi perhatian publik. Satu pelanggaran dapat menyebar luas dalam hitungan menit dan berdampak pada citra institusi secara keseluruhan.

Karena itu, menurut Devi, integritas harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap pelaksanaan tugas, bukan hanya jargon yang terdengar saat upacara atau apel.

Ia bahkan menegaskan bahwa prestasi kerja setinggi apa pun akan kehilangan makna jika tidak dibarengi kejujuran dan kepatuhan terhadap aturan.

“Tanpa kejujuran dan integritas, prestasi apa pun yang diraih hasilnya nol. Dengan integritas kita bisa meminimalisir melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi,” ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya integritas, Kapolres juga memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi perhatian selama masa kepemimpinannya di Maros.

Salah satunya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis dari setiap anggota kepolisian.

Di samping itu, disiplin internal juga menjadi fokus utama. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan kehadiran atau pelaksanaan tugas, tetapi juga mencakup sikap, etika, penampilan, serta tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Pesan lain yang tak kalah penting adalah menjaga soliditas organisasi. Devi mengingatkan bahwa tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dihadapi secara individual. Diperlukan kerja sama yang kuat antarunit, antarfungsi, hingga jajaran polsek agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Pengalaman panjang AKBP Devi Sujana di bidang reserse dinilai menjadi modal penting dalam memimpin Polres Maros yang memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Kota Makassar sekaligus pintu gerbang utama Sulawesi Selatan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dengan karakter wilayah yang terus berkembang, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif juga semakin tinggi.

Karena itu, apel perdana tersebut dipandang sebagai lebih dari sekadar perkenalan pimpinan baru. Ia menjadi deklarasi arah kepemimpinan yang menempatkan integritas, disiplin, dan pelayanan publik sebagai tiga pilar utama.

Mengakhiri arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel menjadikan tugas kepolisian sebagai bentuk pengabdian yang dijalankan dengan ketulusan dan rasa tanggung jawab.

Bagi Devi Sujana, menjaga keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Dan kepercayaan itu, menurutnya, hanya dapat dibangun melalui kerja yang jujur, profesional, serta berintegritas setiap hari. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Wajo terbaru di sini