Penulis:
Nur Jannah

Majene, katasulsel.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Posko Desa Binanga menghadirkan inovasi edukasi lingkungan melalui program Kodomo no Umi: Pendidikan Lingkungan Usia Dini dengan Mengadopsi Nilai-Nilai Positif Jepang. Program ini menyasar siswa kelas III SDN 028 Puttada dan SDN No. 7 Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung selama tiga pekan, yakni pada 15, 16, 22, 23, 29, dan 30 Juli 2026. Sebanyak 21 siswa dari SDN 028 Puttada dan 20 siswa dari SDN No. 7 Binanga mengikuti rangkaian pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Melalui enam kali pertemuan, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, merawat kebersihan sekolah, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak melalui permainan edukatif, kuis, diskusi, dan berbagai aktivitas partisipatif lainnya.

Keunikan program ini terletak pada pengintegrasian nilai-nilai positif yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Jepang. Mahasiswa memperkenalkan konsep disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kebiasaan menjaga kebersihan secara mandiri sebagai contoh perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pendidikan lingkungan, peserta juga dikenalkan dengan sejumlah kosakata bahasa Jepang sederhana yang berkaitan dengan tema lingkungan dan aktivitas harian. Beberapa kosakata yang diperkenalkan antara lain gakkō (sekolah), gomi (sampah), umi (laut), gomibako (tempat sampah), sakana (ikan), dan kani (kepiting). Pengenalan bahasa dilakukan melalui metode yang menarik sehingga mampu meningkatkan minat belajar siswa.

Selama pelaksanaan program, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, menjawab pertanyaan, berpartisipasi dalam diskusi, hingga menghafalkan kosakata bahasa Jepang yang diberikan oleh mahasiswa KKN.

Mahasiswa KKN Unhas berharap program Kodomo no Umi tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga membentuk karakter positif sejak dini. Perpaduan edukasi lingkungan dan pengenalan budaya Jepang dinilai menjadi pendekatan yang efektif untuk menanamkan kebiasaan baik yang dapat diterapkan baik di sekolah maupun di rumah.

Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin kepada masyarakat melalui sektor pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turut mendukung upaya pembentukan generasi muda yang peduli lingkungan, berkarakter, serta memiliki wawasan budaya yang lebih luas di Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. (*)