BARRU – Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap luput dari perhatian remaja putri. Padahal, kondisi kekurangan darah ini tidak hanya menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit berkonsentrasi, tetapi juga dapat berdampak panjang hingga masa kehamilan dan berkontribusi terhadap risiko stunting pada generasi berikutnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan program LENTERA (Langkah Energik Tanpa Anemia) di UPTD SMPN Satap 35 Barru, Desa Kamiri, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Kamis (23/7/2026).

Program yang menyasar siswi kelas VII hingga IX ini diikuti oleh 16 peserta dan difokuskan pada peningkatan kesadaran mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mencegah anemia sejak usia remaja.

Penanggung jawab kegiatan, Zahirah Ramadani Putri Darwis, mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa masih banyak remaja putri yang enggan mengonsumsi Tablet Tambah Darah karena kurangnya pemahaman maupun beredarnya berbagai mitos di masyarakat.

“Melalui program LENTERA, kami ingin membangun pemahaman bahwa Tablet Tambah Darah merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga kesehatan remaja putri. Dengan konsumsi yang rutin dan sesuai anjuran, risiko anemia dapat ditekan sehingga mereka dapat tumbuh lebih sehat, aktif, dan produktif,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PK Unhas memberikan edukasi mengenai pengertian anemia, penyebab, dampak terhadap kesehatan dan prestasi belajar, manfaat Tablet Tambah Darah, hingga tata cara konsumsi yang benar.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan permainan edukatif bertema “Mitos atau Fakta”, sehingga peserta dapat memahami informasi kesehatan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswi aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait konsumsi Tablet Tambah Darah di lingkungan sekolah maupun rumah.

Tidak hanya memberikan edukasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian Tablet Tambah Darah kepada seluruh peserta. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Puskesmas Madello yang menyediakan TTD untuk didistribusikan kepada para siswi.

Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan puskesmas dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan anemia di kalangan remaja putri, sekaligus meningkatkan cakupan konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin.

Secara kesehatan masyarakat, anemia pada remaja putri menjadi perhatian serius karena berkaitan erat dengan kualitas kesehatan calon ibu di masa depan. Remaja yang mengalami anemia berisiko menghadapi komplikasi saat kehamilan, melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah, hingga meningkatkan potensi terjadinya stunting.

Karena itu, pencegahan anemia tidak hanya berbicara tentang kesehatan remaja hari ini, tetapi juga menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi yang sehat pada masa mendatang.

Melalui program LENTERA, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap kesadaran remaja putri terhadap pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah semakin meningkat. Dengan pemahaman yang baik dan kebiasaan yang dibangun sejak dini, upaya pencegahan anemia dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

Penulis: Zahirah Ramadani Putri Darwis
Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Topik Terkait: Barru
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Barru Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Barru hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Barru terbaru di sini