BARRU, Katasulsel.com — Duduk membungkuk saat belajar, membawa tas sekolah terlalu berat, hingga panik saat teman mengalami cedera di lapangan. Kebiasaan-kebiasaan yang sering dianggap sepele itu ternyata menjadi perhatian serius Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin.

Melalui program bertajuk MAPPADECENG, mahasiswa KKN Posko Desa Lampoko menghadirkan dua edukasi kesehatan sekaligus di UPTD SMP Negeri 33 Barru, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Program tersebut digagas oleh Benaya A.C. Runtunuwu, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin yang juga menjabat Koordinator Desa Posko Lampoko.

Sebanyak 45 siswa mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif dengan pendampingan guru dan mahasiswa KKN lainnya.

Program pertama bertajuk MAPPADECENG I: Mari Perbaiki Postur Tubuh Sehat Sejak Dini. Kegiatan ini lahir dari hasil pengamatan di lingkungan sekolah yang menunjukkan masih banyak siswa belum memahami pentingnya menjaga postur tubuh yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

Padahal, kebiasaan duduk membungkuk, posisi menggunakan gawai yang kurang tepat, hingga cara membawa tas yang salah dapat memicu berbagai gangguan otot dan tulang sejak usia muda.

Dalam sesi ini, siswa diberikan pemahaman mengenai postur tubuh ideal dan dampak jangka panjang yang dapat muncul apabila kebiasaan buruk tersebut terus dilakukan.

Tak hanya menerima teori, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara duduk yang benar, posisi berdiri yang ideal, teknik membawa tas sekolah yang aman, hingga gerakan peregangan ringan yang bisa dilakukan saat belajar.

Sebagai pengingat jangka panjang, tim KKN menyerahkan poster edukasi bertajuk “Langkah Kecil Bebas Nyeri Hari Tua” untuk dipasang di ruang kelas.

Setelah sesi pertama selesai, kegiatan berlanjut ke MAPPADECENG II, yang mengangkat tema penanganan cedera ankle menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation).

Materi ini dipilih karena cedera pergelangan kaki merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami siswa saat berolahraga maupun beraktivitas fisik di sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat ketika terjadi cedera ankle sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Yang membuat suasana semakin menarik, mahasiswa KKN melakukan demonstrasi langsung penggunaan elastic bandage dengan teknik figure 8, metode yang umum digunakan dalam penanganan cedera pergelangan kaki.

Siswa tidak hanya menyaksikan demonstrasi, tetapi juga diberi kesempatan mempraktikkan sendiri teknik pembalutan tersebut.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Banyak siswa aktif bertanya dan mencoba setiap teknik yang diajarkan.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim KKN juga membagikan leaflet edukasi mengenai penanganan cedera ankle yang dapat dipelajari kembali di rumah.

Selain itu, sejumlah hadiah berupa alat tulis dan hot cold pack turut dibagikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung.

Menurut Benaya, edukasi kesehatan sebaiknya dimulai sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

“Hal-hal sederhana seperti duduk dengan posisi yang benar, membawa tas dengan tepat, atau mengetahui cara menangani cedera bisa menjadi bekal penting untuk menjaga kesehatan tubuh di masa depan,” ujarnya.

Melalui program MAPPADECENG, Mahasiswa KKN PK 69 Universitas Hasanuddin berharap siswa UPTD SMP Negeri 33 Barru semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan otot dan tulang sejak dini serta memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi cedera.


Penulis: Benaya A.C. Runtunuwu
Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Posko Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru.

Topik Terkait: Barru
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Barru Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Barru hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Barru terbaru di sini