Makassar, katasulsel.com – Tren warga Makassar yang ingin melanjutkan pendidikan, bekerja, atau mengembangkan usaha ke luar negeri ternyata ikut mendorong meningkatnya permintaan layanan Apostille di Sulawesi Selatan.
Hal itu terlihat dari ramainya ruang layanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Kamis (25/6/2026), yang dipadati masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen hukum dan legalisasi dokumen internasional.
Menariknya, dalam satu hari Kanwil Kemenkum Sulsel mencetak enam sertifikat Apostille untuk dokumen yang akan digunakan di tiga negara berbeda, yakni Jerman, China, dan Polandia.
Bagi banyak warga Makassar, istilah Apostille mungkin masih terdengar asing. Padahal layanan ini menjadi syarat penting bagi dokumen yang akan digunakan di berbagai negara peserta Konvensi Apostille.
Dokumen seperti ijazah, akta kelahiran, surat nikah, hingga dokumen perusahaan umumnya memerlukan Apostille agar dapat diakui secara resmi oleh institusi di luar negeri.
Fenomena meningkatnya pengurusan Apostille ini menunjukkan semakin tingginya mobilitas warga Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, dalam bidang pendidikan, pekerjaan, maupun bisnis internasional.
Selain layanan Apostille, masyarakat juga memanfaatkan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) untuk berbagai kebutuhan usaha.
Sejumlah pemohon datang untuk berkonsultasi mengenai Perseroan Perorangan, pelaporan tahunan Perseroan Terbatas (PT), hingga perubahan kegiatan usaha perusahaan.
Petugas helpdesk Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat agar setiap proses administrasi berjalan lebih mudah dan tidak mengalami kendala.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, mengatakan pihaknya tidak hanya menerima permohonan, tetapi juga memastikan masyarakat memahami seluruh proses yang dijalani.
Menurutnya, pendampingan menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh kepastian hukum dan pelayanan yang optimal.
“Kami berupaya memberikan layanan yang responsif, akurat, dan mudah diakses. Setiap pemohon didampingi hingga proses administrasinya selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, meminta seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik yang cepat, ramah, dan profesional merupakan kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Bagi warga Makassar yang berencana kuliah di Eropa, bekerja di luar negeri, atau mengembangkan bisnis lintas negara, layanan Apostille kini menjadi salah satu kebutuhan administrasi yang semakin penting.
Karena itu, meningkatnya aktivitas layanan Apostille di Makassar dapat menjadi gambaran bahwa kota ini tidak hanya berkembang sebagai pusat ekonomi Indonesia Timur, tetapi juga menjadi gerbang masyarakat Sulawesi Selatan menuju peluang global.
Dari ruang layanan di Makassar, dokumen-dokumen tersebut kini akan melintasi ribuan kilometer menuju Jerman, China, hingga Polandia, membuka jalan bagi pendidikan, pekerjaan, dan kerja sama internasional yang lebih luas. (din)
