Parepare, katasulsel.com — Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dibuat heboh setelah seorang remaja putri berinisial WS (19) nekat melompat ke laut dari Jembatan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tonrangeng Riverside, setelah korban sempat meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. WS diketahui baru saja pulang dari perantauan di Sangatta untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga di Parepare.
Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan Tarika, mengatakan sebelum kejadian, korban sempat beraktivitas bersama ibunya ke Kabupaten Barru setelah salat Id, lalu kembali ke rumah sekitar pukul 18.10 Wita.
Namun suasana berubah beberapa jam kemudian. Sekitar pukul 19.40 Wita setelah salat Isya, WS keluar rumah diam-diam dan naik ojek menuju kawasan jembatan Sumpang Minangae.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Sesampainya di lokasi, WS berjalan ke bagian anjungan timur jembatan sebelum akhirnya melompat ke laut. Aksi tersebut disaksikan sejumlah warga yang sedang memancing di sekitar lokasi.
Warga yang melihat kejadian itu langsung bergerak cepat menggunakan rakit bambu untuk menolong korban, sebelum akhirnya dievakuasi ke RS dr Hasri Ainun Habibie Parepare.
Yang membuat peristiwa ini jadi perhatian, korban diduga mengaku melompat karena merasa “dipanggil” oleh almarhum neneknya yang telah meninggal sekitar 11 tahun lalu.
“Korban menyebut ada panggilan dari neneknya yang sudah meninggal,” ungkap AKP Bustan.
Dari keterangan keluarga, WS disebut memang kerap mengalami kondisi tidak sadarkan diri. Bahkan pihak keluarga menyebut korban beberapa kali diduga mengalami kondisi seperti kerasukan dan sering menjalani pengobatan alternatif.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis, WS dilaporkan dalam kondisi membaik dan sudah diperbolehkan pulang pada malam harinya sekitar pukul 22.45 Wita.
………….Bersambung
