PAREPARE β Biasanya yang ramai di Rumah Aspirasi adalah diskusi politik.
Sabtu (11/7/2026), suasananya berbeda.
Yang terdengar bukan pidato. Bukan pula tepuk tangan.
Melainkan hitungan mundur pertandingan, suara tembakan virtual, dan sorak penonton setiap kali satu tim berhasil bertahan hingga zona terakhir.
Puluhan anak muda memadati Rumah Aspirasi Partai Demokrat di Jalan Abubakar Lambogo, Kota Parepare. Mereka datang membawa telepon genggam, bukan spanduk.
Mereka mengikuti Turnamen Offline Free Fire yang digagas Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Andi Muzakkir Aqil.
Turnamen itu memang menghadirkan pemenang.
Tetapi yang ingin dibangun lebih besar dari sekadar perebutan trofi.
Andi Muzakkir Aqil melihat e-sport bukan lagi permainan yang hanya menghabiskan waktu. Dunia digital, katanya, telah berubah menjadi industri yang membuka peluang profesi baru bagi generasi muda.
Karena itu, anak-anak Parepare perlu diberi ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Anak-anak muda harus berani bermimpi. E-sport hari ini bukan sekadar hobi, tetapi sudah menjadi salah satu peluang karier yang menjanjikan,” ujarnya saat membuka turnamen.
Pandangan itu bukan tanpa alasan.
Industri gim kompetitif terus berkembang. Atlet e-sport kini tampil di panggung nasional hingga internasional dengan hadiah yang nilainya tidak lagi kecil. Di balik layar, lahir pula profesi sebagai pelatih, analis, penyiar pertandingan, kreator konten, hingga pengembang industri digital.
Menurut Andi Muzakkir, daerah tidak boleh tertinggal membaca perubahan tersebut.
Ia berharap turnamen seperti ini menjadi pintu masuk lahirnya talenta-talenta baru dari Parepare yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Baginya, kompetisi digital juga mengajarkan nilai yang tidak kalah penting dibanding olahraga konvensional.
Kerja sama.
Strategi.
Disiplin.
Dan sportivitas.
Sore itu, para peserta memang sibuk mengejar kemenangan di layar ponsel masing-masing.
Namun di balik pertandingan tersebut, Parepare sedang mengirim pesan lain.
Bahwa ruang kreativitas anak muda tidak lagi hanya berada di lapangan hijau atau gedung olahraga.
Kadang, masa depan juga bisa dimulai dari sebuah gawai yang digenggam dengan mimpi besar.
(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Parepare Hari Ini .
