Sidrap, katasulsel.com – Pemandangan berbeda terlihat dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap. Di tengah aktivitas harian masyarakat, semangat gotong royong kembali tumbuh. Warga ramai-ramai turun membersihkan lingkungan, mulai dari saluran air, pinggir jalan hingga area permukiman.
Menariknya, di beberapa titik kegiatan justru didominasi kaum ibu-ibu yang tampak antusias turun langsung ke lapangan. Dengan alat kebersihan sederhana, mereka bahu-membahu membersihkan selokan, mengangkat tumpukan sampah, hingga merapikan area sekitar lingkungan.
Salah satu aksi gotong royong itu terlihat di Kampung Wala, Kecamatan Maritengngae. Warga bersama jajaran Babinsa TNI melakukan pembersihan sampah di sekitar drainase dan selokan yang sebelumnya dipenuhi endapan serta sampah rumah tangga.
Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat. Ibu-ibu terlihat kompak, sebagian mengangkat sampah, membersihkan saluran air, sementara warga lainnya merapikan area sekitar permukiman agar kembali bersih dan nyaman.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Gerakan kebersamaan ini juga tak lepas dari peran aktif Babinsa di sejumlah wilayah Sidrap yang terus mendorong masyarakat menghidupkan kembali budaya gotong royong.
Fenomena serupa terlihat di Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu. Babinsa Kelurahan Batu Lappa, Sertu Hasdi, bersama perangkat kelurahan dan warga menggelar karya bakti di sepanjang Jalur Dua SKPD Sidrap, Minggu (24/5/2026).
Dalam kegiatan itu, warga bersama aparat membersihkan sisi jalan, memangkas rumput liar, hingga menata area fasilitas umum agar tetap rapi dan nyaman digunakan masyarakat.
Di tengah persoalan kebersihan yang kerap menjadi perhatian, gerakan warga ini menjadi sinyal positif bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih kuat di Sidrap.
Dan satu hal yang terlihat jelas, saat ibu-ibu turun tangan bersama Babinsa, urusan sampah memang seolah tak punya ruang untuk bertahan. Di balik suasana santai dan penuh kebersamaan, tersimpan pesan serius bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (*)
