Sidrap, Katasulsel.com – Upaya mencegah anemia pada remaja putri terus diperkuat melalui edukasi kesehatan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Puskesmas Tanru Tedong menggelar program SEHATI (Sehat dan Hebat dengan Tablet Tambah Darah) di Pondok Pesantren Jabal Nur, Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026).
Program yang digagas oleh Fairuz Fadhilah, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Unhas, ini diikuti 30 santriwati kelas VII hingga IX SMP. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai langkah pencegahan anemia sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK Unhas dan Puskesmas Tanru Tedong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program. Puskesmas memberikan penyuluhan mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah sekaligus membagikan TTD kepada seluruh peserta sebagai bagian dari program kesehatan remaja. Sementara itu, materi edukasi disampaikan langsung oleh Fairuz Fadhilah.
Dalam pemaparannya, peserta dibekali pemahaman mengenai pengertian anemia, tanda dan gejalanya, manfaat Tablet Tambah Darah, tata cara konsumsi yang benar, efek samping yang mungkin muncul, makanan yang membantu mencegah anemia, hingga kondisi yang mengharuskan seseorang memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Untuk mengukur efektivitas edukasi, peserta mengikuti pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan selesai. Suasana semakin hidup melalui sesi kuis interaktif yang mendorong peserta aktif menjawab pertanyaan sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.
Sebagai tindak lanjut, setiap peserta menerima poster edukasi mengenai pencegahan anemia dan konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai media pengingat. Selain itu, mereka juga memperoleh kartu kontrol konsumsi TTD yang akan digunakan untuk memantau kepatuhan minum Tablet Tambah Darah secara rutin di bawah pendampingan pihak pondok pesantren.
Fairuz Fadhilah mengatakan, program SEHATI merupakan bentuk edukasi promotif dan preventif untuk membangun kesadaran remaja putri agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak usia dini.
“Melalui program SEHATI, kami berharap remaja putri semakin memahami pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin agar terhindar dari anemia dan dapat mempersiapkan kesehatan sejak dini. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para santriwati tampak antusias mengikuti materi, berdiskusi, dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar anemia serta pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin.
Salah seorang peserta, Bunga, siswi kelas VII SMP, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.
“Kegiatannya seru dan saya jadi paham tentang anemia, manfaat Tablet Tambah Darah, dan cara minumnya yang benar,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin bersama Puskesmas Tanru Tedong berharap kesadaran remaja putri terhadap pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah terus meningkat. Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat, menekan risiko anemia sejak usia remaja, serta menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Bila.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
