Sidrap, Katasulsel.com – Kebiasaan makan tidak teratur, sering melewatkan sarapan, hingga konsumsi makanan pemicu gangguan lambung menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).

Melalui program kerja individu bertajuk “Lambung Bahagia: Langkah Bersama Mencegah Penyakit Ulu Hati”, mahasiswa KKN-PK Unhas Posko Kelurahan Wette’e, Jumliana Hattab, memberikan edukasi kesehatan kepada siswa MTs SA Al-Ikhlas Wette’e, Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan lambung melalui pola makan teratur dan penerapan gaya hidup sehat sejak dini.

Sebanyak 16 siswa mengikuti kegiatan edukasi yang dikemas secara interaktif. Materi disampaikan menggunakan media presentasi PowerPoint (PPT) yang membahas berbagai aspek terkait penyakit ulu hati, mulai dari pengertian, penyebab, faktor risiko, tanda dan gejala, hingga langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penyampaian materi, setiap peserta juga memperoleh buku saku “Lambung Bahagia” sebagai media edukasi lanjutan. Buku tersebut diharapkan dapat membantu siswa mengingat kembali informasi kesehatan yang telah diberikan dan menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.

Mahasiswa KKN-PK Unhas juga memastikan informasi tetap menjangkau seluruh siswa. Bagi peserta didik yang berhalangan hadir saat kegiatan berlangsung, buku saku dititipkan kepada pihak sekolah untuk dibagikan ketika mereka kembali mengikuti proses pembelajaran.

Jumliana Hattab mengatakan, edukasi kesehatan lambung penting diberikan kepada remaja karena kebiasaan yang terbentuk sejak usia sekolah dapat memengaruhi kondisi kesehatan di masa mendatang.

“Melalui program ‘Lambung Bahagia’, kami ingin mengajak teman-teman siswa memahami bahwa menjaga kesehatan lambung dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti tidak melewatkan sarapan, makan tepat waktu, mengurangi konsumsi makanan yang terlalu pedas, serta menerapkan gaya hidup sehat setiap hari,” ujar Jumliana.

Salah seorang guru MTs SA Al-Ikhlas Wette’e mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sesuai dengan kondisi remaja saat ini yang sering memiliki pola makan kurang teratur.

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebiasaan remaja saat ini. Adanya buku saku juga menjadi nilai tambah karena siswa dapat mempelajarinya kembali di rumah. Kami juga akan memastikan buku saku diberikan kepada siswa yang belum sempat hadir agar seluruh peserta didik memperoleh informasi yang sama,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan makan sehari-hari dan cara menjaga kesehatan lambung.

Melalui program “Lambung Bahagia: Langkah Bersama Mencegah Penyakit Ulu Hati”, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap edukasi tersebut dapat membangun kesadaran siswa untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan, serta mencegah gangguan lambung sejak usia remaja.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN-PK Unhas dalam mendukung upaya promotif dan preventif bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang lebih sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap