SIDRAP β Kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies terus menjadi perhatian di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang. Untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Damai melaksanakan program MAPPADECENG (Masyarakat Paham Dengan Cepat Nular Gangguan Rabies), Sabtu (18/7/2026).
Program yang digelar di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, itu menyasar langsung pemilik anjing dan kucing melalui metode edukasi dari rumah ke rumah atau door to door. Pendekatan tersebut dipilih agar informasi dapat diterima lebih efektif dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga.
Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi edukasi, tetapi juga membuka ruang diskusi dan konsultasi terkait pemeliharaan hewan peliharaan serta upaya pencegahan rabies.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pengertian rabies, cara penularan penyakit, tanda-tanda rabies pada hewan maupun manusia, hingga langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies.
Mahasiswa juga menekankan pentingnya vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan sebagai langkah perlindungan yang efektif untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah risiko penularan kepada manusia.
Selain itu, warga diingatkan agar segera mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama beberapa menit apabila mengalami gigitan atau cakaran hewan yang berisiko. Setelah itu, masyarakat dianjurkan untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebagai pendukung kegiatan, mahasiswa turut membagikan leaflet edukatif yang berisi informasi seputar rabies, cara pencegahan, serta langkah penanganan awal jika terjadi paparan penyakit tersebut.
Leaflet tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang mudah dipahami dan dapat dibaca kembali oleh masyarakat kapan saja sehingga pesan-pesan kesehatan yang disampaikan tidak mudah dilupakan.
Pelaksanaan program mendapat sambutan positif dari warga Desa Damai. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat terlihat antusias mengikuti edukasi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan.
Beberapa warga menanyakan pentingnya vaksinasi rabies, cara mengenali gejala rabies pada hewan peliharaan, hingga tindakan yang harus dilakukan jika anggota keluarga mengalami gigitan hewan.
Antusiasme tersebut menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan dan pentingnya mencegah penyakit zoonosis yang dapat mengancam keselamatan manusia.
Program MAPPADECENG menjadi salah satu bentuk kontribusi Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan edukasi yang langsung menyentuh warga, mahasiswa berharap informasi kesehatan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap melalui program ini masyarakat Desa Damai semakin memahami bahwa rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Namun demikian, risiko tersebut dapat dicegah melalui vaksinasi rutin pada hewan peliharaan, kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, serta penanganan segera apabila terjadi gigitan atau cakaran yang berpotensi menularkan rabies.
Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, diharapkan Desa Damai dapat menjadi lingkungan yang lebih sehat, aman, dan terlindungi dari ancaman penyakit rabies. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

