“Materi ini kami harapkan bisa jadi dasar. Minimal peserta sudah tahu cara membuat desain dan menulis narasi yang baik,” kata Riyan.

Dari Belajar ke Karya

Lebih dari sekadar teori, Mindcraft Workshop diarahkan agar peserta menghasilkan karya nyata. Mahasiswa didorong untuk langsung mempraktikkan ilmu yang didapat selama kegiatan berlangsung.

Menurut panitia, hasil karya tersebut menjadi ukuran sejauh mana peserta memahami materi yang diberikan.

“Yang kami harapkan bukan hanya paham, tapi bisa menghasilkan karya yang bisa dilihat dan dinilai,” ujarnya.

Harapan untuk Mahasiswa Pinrang

Bagi KMP-Unhas, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di satu angkatan saja. Mereka ingin Mindcraft menjadi ruang belajar berkelanjutan bagi mahasiswa asal Pinrang, meski pelaksanaannya nanti bergantung pada kepengurusan berikutnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, mahasiswa Pinrang diharapkan tidak tertinggal. Justru dari daerah, lahir anak-anak muda yang mampu bersaing di dunia digital, baik sebagai kreator, desainer, maupun penggerak media sosial yang produktif.

Mindcraft Workshop menjadi salah satu langkah kecil, tetapi penting, untuk membuka jalan itu.(*)

Topik Terkait: Pendidikanpinrang
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita pinrang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar pinrang hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita pinrang terbaru di sini