Pinrang, Katasulsel.com — Tidak semua perjalanan diukur dari seberapa cepat seseorang tiba di tujuan. Bagi para pecinta offroad, perjalanan justru menjadi menarik ketika jalannya rusak, berlumpur, terjal, bahkan nyaris tak bisa dilalui kendaraan biasa.

Filosofi itulah yang dibawa rombongan offroader asal Kabupaten Pinrang saat mengikuti Latimojong Expedition 2026, sebuah petualangan overland 4×4 yang menguji nyali sekaligus kemampuan peserta menghadapi alam pegunungan Sulawesi Selatan.

Di antara peserta yang datang dari berbagai daerah, Team X-Jaguar Offroad Pinrang bersama VES Community Pinrang berhasil menyelesaikan seluruh rute ekstrem yang disiapkan panitia.

Perjalanan mereka tidak sekadar melintasi jalan. Mereka harus berhadapan dengan lumpur yang bisa membuat kendaraan terjebak, batuan besar yang menguji ketelitian pengemudi, serta tanjakan curam yang menuntut kerja sama seluruh anggota tim.

Bagi masyarakat Pinrang yang selama ini mengenal Latimojong hanya dari cerita atau foto-foto pegunungan yang indah, ekspedisi ini memperlihatkan sisi lain kawasan tersebut. Di balik keindahannya, terdapat medan alam yang menantang dan membutuhkan keberanian untuk menaklukkannya.

Ketua Team X-Jaguar Offroad Pinrang, Andi Pallawagau, mengatakan keberhasilan menyelesaikan jalur bukanlah kemenangan individu.

Menurutnya, ekspedisi seperti ini hanya bisa dilalui melalui kekompakan tim, saling membantu ketika kendaraan mengalami kendala, dan menjaga semangat bersama hingga mencapai titik akhir.

“Ini bukan hanya soal kendaraan 4×4. Yang paling penting adalah kebersamaan dan solidaritas selama perjalanan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua VES Community Pinrang, Mulyadi. Ia menyebut setiap kilometer yang dilalui menghadirkan tantangan berbeda yang membuat peserta harus terus beradaptasi.

Namun justru dari kondisi itulah lahir pengalaman yang sulit ditemukan dalam perjalanan biasa.

Di dunia offroad, tidak ada lawan yang harus dikalahkan. Musuh terbesar adalah rasa ragu, kelelahan, dan medan yang terus menguji kemampuan peserta.

Karena itu, ketika rombongan Pinrang berhasil menyelesaikan ekspedisi dengan aman, yang mereka rayakan bukan hanya keberhasilan mencapai garis akhir, melainkan perjalanan panjang yang penuh cerita di sepanjang jalur Latimojong.

Ajang yang digelar Pengcab IOF Luwu tersebut juga menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas otomotif dari berbagai daerah. Mereka datang dengan kendaraan berbeda, latar belakang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama: menjelajahi alam dengan tetap menjunjung keselamatan dan persaudaraan.(*)

Bagi Team X-Jaguar Offroad dan VES Community Pinrang, Latimojong Expedition 2026 mungkin telah selesai. Namun cerita tentang keberanian menembus jalur yang tidak semua orang berani lewati akan tetap menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Sebab terkadang, jalan yang paling sulit justru menghadirkan cerita yang paling berharga. (din)