Sukabumi, Katasulsel.com ā Pagi itu seharusnya berjalan biasa.
Zaji, 60 tahun, hanya ingin mencari rumput untuk pakan kambingnya.
Tidak ada firasat.
Tidak ada tanda-tanda.
Hanya langkah seorang warga yang menyusuri lereng di bawah Jembatan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 69, Kampung Langkob, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026).
Lalu aroma itu datang.
Menusuk.
Pekat.
Tidak biasa.
Awalnya ia mengira ada bangkai hewan yang membusuk di antara semak-semak liar.
Namun semakin mendekat, semakin kuat pula bau yang tercium.
Beberapa detik kemudian, tubuhnya membeku.
Yang ada di hadapannya bukan bangkai hewan.
Melainkan sesosok mayat manusia.
Zaji tidak menunggu lebih lama.
Ia berbalik arah dan berlari.
Rumput yang hendak dicari terlupakan.
Yang tersisa hanya kepanikan.
Lari Karena Takut
Dengan napas terengah-engah, Zaji menemui rekannya, Taufik Hidayat, yang juga berusia 60 tahun.
Wajahnya pucat.
Suaranya gemetar.
Ia segera menceritakan apa yang baru saja dilihat di bawah kolong tol.
“Zaji tujuannya mau ambil rumput buat kasih makan kambing, terus dia kebetulan ketemu mayat di bawah tol. Dia lari kembali dan laporan ke saya,” kata Taufik.
Mendengar cerita itu, Taufik tidak langsung menuju lokasi.
Perasaan penasaran bercampur takut membuatnya memilih menemui seorang sesepuh yang mengelola makam di sekitar kawasan tersebut.
Ia meminta petunjuk.
Memastikan apakah cerita yang dibawakan Zaji benar adanya.
Setelah mendapat arahan, Taufik akhirnya memberanikan diri turun ke lokasi.
Dan apa yang ditemukannya membuat suasana pagi itu berubah menjadi adegan yang menyerupai cerita kriminal.
Dibungkus Seperti Paket
Di antara ilalang dan semak liar, sesosok tubuh manusia tergeletak dalam kondisi tertelungkup.
Tubuh itu bukan hanya ditinggalkan begitu saja.
Korban diduga sengaja dibungkus rapat.
Karung waring dan plastik hitam berukuran besar menutupi hampir seluruh bagian tubuh.
“Terbungkusnya pakai karung sama plastik jumbo. Dari atas, terus di bawah kakinya pakai plastik hitam,” ujar Taufik.
Bukan hanya itu.
Korban juga ditemukan dalam kondisi terikat.
Tali plastik atau rafia melilit bagian tubuh dan kaki.
“Dua ikatan, dari kaki sama badan. Pakai tali rafia,” katanya.
Dari celah pembungkus yang mulai rusak akibat proses pembusukan, terlihat pakaian yang masih melekat pada tubuh korban.
Salah satunya celana training hitam dengan lis kuning.
Belum ada identitas yang ditemukan.
Belum ada nama.
Belum ada keluarga yang datang mencari.
Untuk sementara, korban hanya dikenal sebagai Mr X.
Misteri di Bawah Jalan Tol
Temuan itu segera dilaporkan ke aparat kepolisian.
Tak lama kemudian, personel Polsek Nagrak, Satreskrim Polres Sukabumi, hingga Tim Inafis tiba di lokasi.
Garis polisi dipasang.
Area di sekitar kolong tol langsung steril.
Kapolsek Nagrak Iptu Subit Sudrajat membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Setelah dicek ke lokasi, benar adanya sesosok mayat. Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, korban mengenakan kaos hitam dan celana training hitam dengan lis kuning,” kata Subit.
Saat proses evakuasi berlangsung, kondisi jasad memperlihatkan bahwa korban diduga telah meninggal cukup lama.
Aroma menyengat memenuhi lokasi.
Tubuh korban mengalami pembusukan lanjut.
Bahkan telah ditemukan belatung.
Kondisi tersebut membuat penyidik menduga jasad telah berada di lokasi lebih dari beberapa hari.
Menunggu Jawaban Forensik
Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan visum luar di RSUD Sekarwangi, jasad kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Di sanalah jawaban atas misteri ini diharapkan ditemukan.
Siapa korban sebenarnya?
Bagaimana ia meninggal?
Dan siapa yang tega meninggalkan tubuhnya di bawah kolong jalan tol?
Untuk sementara, polisi masih mengumpulkan berbagai petunjuk.
Penyelidikan terus berjalan.
Sementara keluarga korban, jika memang ada yang sedang mencarinya, mungkin belum mengetahui bahwa orang yang mereka tunggu telah ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah lereng sepi.
Semua bermula dari seorang pencari rumput.
Ia hanya ingin memberi makan kambingnya.
Namun pagi itu, yang ia temukan justru sebuah misteri kematian yang kini menyita perhatian aparat kepolisian.
Dan hingga identitas korban terungkap, satu pertanyaan masih menggantung di bawah kolong Tol Bocimi:
Siapa sebenarnya pria yang dibungkus karung, diikat tali, lalu ditinggalkan sendirian di sana?
Baca Berita Menarik Lainnya di Katasulsel.com
