Enrekang, Katasulsel.com β€” Yang paling cepat meninggalkan arena ternyata bukan ayam.

Orang-orangnya.

Begitu personel Polsubsektor Masalle bersama Babinsa muncul di Dusun Bulo, Desa Masalle, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, kerumunan yang diduga sedang menyiapkan judi sabung ayam langsung pecah.

Ada yang lari ke satu arah.

Ada yang memilih jalur lain.

Arena yang semula diduga menjadi tempat berkumpul mendadak kosong.

Polisi datang bukan untuk menonton pertandingan.

Mereka datang untuk membubarkannya.

Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di lokasi tersebut.

Aiptu Arif Runi bersama personel Polsubsektor Masalle dan Babinsa kemudian bergerak.

Hasilnya?

Aktivitas diduga perjudian ditemukan.

Tetapi orang-orang yang berada di sana sudah lebih dulu mengambil keputusan:

lari.

Tidak ada tersangka yang diamankan

Petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi.

Namun mereka tidak menemukan pelaku yang masih bertahan.

Kerumunan sudah bubar.

Yang tertinggal adalah tempat yang diduga digunakan untuk kegiatan tersebut.

Di sinilah polisi mengambil langkah berikutnya.

Arenanya dibongkar.

Bukan sekadar dibubarkan.

Sebab membubarkan orang tanpa menghilangkan tempatnya menyisakan kemungkinan yang sama:

besok berkumpul lagi.

Lusa bermain lagi.

Minggu depan ramai lagi.

Maka tempatnya diputus.

Satu laporan warga bisa mengubah suasana satu dusun

Peristiwa di Bulo juga memperlihatkan satu hal yang sering tidak terlihat dalam operasi kepolisian:

sebuah penindakan sering kali dimulai dari informasi sederhana.

Warga melihat.

Warga mengetahui.

Warga kemudian melapor.

Polisi bergerak.

Tidak ada operasi besar dengan puluhan kendaraan.

Tidak ada pengejaran dramatis.

Tetapi cukup satu informasi untuk membuat sebuah arena yang diduga digunakan berjudi mendadak kosong.

Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra mengapresiasi peran masyarakat tersebut.

Ia meminta warga tidak takut memberikan informasi apabila mengetahui perjudian atau aktivitas ilegal lainnya.

β€œPeran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.

Sabung ayam berubah ketika uang masuk

Ayam memang bisa menjadi bagian dari tradisi di sejumlah daerah.

Tetapi ketika arena berubah menjadi tempat taruhan, persoalannya menjadi berbeda.

Bukan lagi sekadar ayam.

Bukan lagi sekadar pertandingan.

Ada uang yang dipertaruhkan.

Dan ketika perjudian masuk, hukum pun ikut masuk.

Karena itu, langkah polisi di Bulo bukan semata-mata membubarkan kerumunan.

Ada pesan yang lebih tegas:

jangan menganggap sebuah arena perjudian aman hanya karena berada jauh dari pusat kota.

Dusun tetap bagian dari wilayah hukum.

Lokasi terpencil tetap bisa diketahui.

Dan aktivitas yang dilakukan sembunyi-sembunyi tetap bisa terbongkar.

Yang dibongkar bukan cuma bambu dan papan

Kalau dilihat sepintas, petugas hanya membongkar sebuah tempat.

Tetapi secara simbolik, yang ingin diputus lebih besar.

Ruang untuk berjudi.

Sebab sebuah perjudian membutuhkan tempat, pemain, penonton dan sistem taruhan.

Putus salah satunya, permainan terganggu.

Polisi memilih memutus tempatnya.

Masyarakat diminta memutus diamnya.

Dan para pemain seharusnya memutus kebiasaannya.

Kalau ketiganya berjalan bersama, perjudian akan semakin sulit tumbuh.

Bulo mengirim pesan sederhana

Tidak semua penggerebekan berakhir dengan penangkapan.

Ada operasi yang hasilnya justru berupa pembubaran dan penghentian aktivitas sebelum berkembang.

Itulah yang terjadi di Dusun Bulo.

Orang-orangnya pergi.

Arenanya dibongkar.

Aktivitas dihentikan.

Tetapi pekerjaan polisi belum selesai.

Sebab perjudian bisa berpindah tempat.

Dari satu dusun ke dusun lain.

Dari satu arena ke arena berikutnya.

Karena itu Kapolres menegaskan jajarannya akan terus melakukan pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk perjudian.

Dan warga diminta tidak menjadi penonton.

Kalau melihat, laporkan.

Sebab kadang-kadang polisi tidak perlu tahu siapa yang sedang bertaruh.

Polisi hanya perlu tahu:

di mana tempatnya.

Di Bulo, informasi itu datang.

Polisi bergerak.

Dan ketika polisi tibaβ€”

ayam belum sempat bertarung, tetapi arena sudah kalah duluan. (FungFi)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Enrekang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Enrekang hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Enrekang terbaru di sini