Penulis
Dwi Ariyanti

SIDRAP – Ada suasana berbeda di UPT SD Negeri 3 Lancirang, Desa Padangloang Alau, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), beberapa waktu lalu. Puluhan siswa kelas II bukan hanya belajar membaca dan berhitung, tetapi juga mendapatkan pelajaran penting yang bisa melindungi kesehatan mereka setiap hari.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) hadir memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sebuah kebiasaan sederhana yang ternyata berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit pada anak.

Program ini dirancang untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. Di tengah meningkatnya risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih, edukasi PHBS dinilai menjadi langkah penting agar anak-anak terbiasa menjaga kesehatan diri sendiri.

Mahasiswa KKN memulai kegiatan dengan mengukur pengetahuan awal siswa melalui pre-test. Setelah itu, mereka menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, waktu yang tepat mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku, hingga kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Namun bagian yang paling menarik perhatian siswa adalah saat mereka diajak mempraktikkan langsung enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun.

Tangan-tangan kecil itu tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diperagakan mahasiswa KKN. Suasana kelas berubah menjadi lebih hidup ketika siswa berlomba menjawab pertanyaan dalam sesi interaktif yang digelar setelah penyampaian materi.

Penanggung jawab kegiatan, Dwi Ariyanti, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, mengatakan pembiasaan hidup bersih sejak sekolah dasar dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan anak di masa depan.

“Anak-anak perlu memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dapat membantu mencegah berbagai penyakit. Harapannya, mereka tidak hanya memahami, tetapi juga menerapkannya setiap hari,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan hadiah kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta juga menerima bingkisan sebagai tanda terima kasih atas partisipasi mereka.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, mahasiswa kembali melakukan evaluasi melalui post-test untuk melihat peningkatan pemahaman siswa mengenai PHBS.

Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap siswa SD di Desa Padangloang Alau dapat menjadi pelopor kebiasaan hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Langkah kecil dari ruang kelas di Duapitue itu diharapkan menjadi awal lahirnya generasi Sidrap yang lebih sehat dan lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan sejak dini. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap