Penulis
Titin Mutmainnah

SIDRAP – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kasus kekerasan seksual pada anak, sebuah langkah pencegahan dilakukan di SD Negeri 4 Bilokka, Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi bertajuk “Aku Berharga, Tubuhku Terjaga”, sebuah program yang mengajarkan anak-anak mengenali bagian tubuh pribadi serta memahami perbedaan sentuhan yang aman dan tidak aman.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026 itu diikuti para siswa SD dengan pendekatan edukatif dan ramah anak melalui metode body mapping atau pemetaan tubuh.

Program tersebut merupakan inisiatif Sharend Garneta Panggua, mahasiswi Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Menurut Sharend, edukasi sejak dini sangat penting agar anak memiliki pemahaman dasar untuk melindungi diri dari berbagai bentuk pelecehan maupun kekerasan seksual.

“Kami ingin anak-anak mengetahui bahwa tubuh mereka berharga dan ada bagian-bagian pribadi yang harus dijaga. Dengan pemahaman ini, mereka diharapkan lebih berani mengenali dan melaporkan jika mengalami tindakan yang tidak pantas,” ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta. Setelah itu, siswa mendapatkan materi mengenai bagian tubuh pribadi, batasan tubuh, serta langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dikemas secara interaktif melalui permainan ringan dan sesi ice breaking yang membuat suasana belajar lebih menyenangkan.

Para siswa tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka juga diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan pendapat terkait materi yang disampaikan.

Usai penyuluhan, mahasiswa kembali melakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah menerima edukasi.

Salah seorang peserta, Aqifa Azalya, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Semoga setelah kegiatan ini kami bisa lebih menjaga tubuh dan bagian privasi kami. Kegiatannya seru dan bermanfaat,” katanya.

Program ini menjadi bagian dari upaya preventif yang kini semakin banyak dilakukan di lingkungan sekolah dasar. Selain memberikan pemahaman mengenai kesehatan dan keselamatan diri, edukasi seperti ini juga dinilai penting untuk membangun keberanian anak dalam mengenali serta melaporkan tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap kesadaran anak-anak terhadap perlindungan diri semakin meningkat sehingga mereka dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap