Mari lihat angka berikutnya.
Pendapatan daerah:
Dari Rp1.359.426.276.012 menjadi Rp1.450.360.855.915.
Artinya ada tambahan sekitar Rp90,93 miliar.
Kemudian belanja.
Dari Rp1.369.726.278.012 menjadi Rp1.602.402.911.003.
Tambahan belanja mencapai sekitar Rp232,68 miliar.
Sementara pembiayaan daerah naik menjadi sekitar Rp152,04 miliar.
Angka belanja Rp1,6 triliun itu yang paling mudah dibayangkan.
Sebab di situlah sebagian besar rencana pembangunan dan pelayanan publik Wajo akan diterjemahkan ke dalam program.
Tetapi justru karena angkanya besar, pengawasannya juga harus besar.
Setiap rupiah harus punya alasan.
Setiap program harus punya sasaran.
Dan setiap belanja harus bisa dipertanggungjawabkan.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
