Bone, katasulsel.com — Sebuah penggerebekan yang terjadi di Perumahan Bumi Cilellang Mas, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendadak menjadi perbincangan warga setelah seorang pria ditemukan berada di dalam rumah seorang perempuan pada Jumat (7/8/2026) dini hari.
Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 01.00 Wita itu bermula dari informasi yang beredar di lingkungan perumahan mengenai seorang pria yang disebut beberapa kali datang ke lokasi pada malam hari.
Awalnya, kabar tersebut hanya menjadi pembicaraan dari mulut ke mulut di kalangan warga.
Namun dini hari itu, sejumlah keluarga dan warga memutuskan mendatangi rumah yang dimaksud setelah memperoleh informasi bahwa pria tersebut kembali terlihat berada di lokasi.
Menurut keterangan warga, sebuah sepeda motor Yamaha N-Max terlihat terparkir di sekitar rumah saat sebagian besar penghuni kompleks telah beristirahat.
Keluarga penghuni rumah kemudian berusaha memastikan kondisi di dalam dengan mengetuk pintu beberapa kali.
Namun tidak ada respons dari dalam rumah.
Situasi yang semula berlangsung tenang perlahan berubah menjadi tegang karena tidak seorang pun keluar memberikan penjelasan.
Seorang warga mengaku sempat melihat adanya pergerakan dari dalam rumah.
“Kami melihat ada gerakan dari dalam, tetapi tidak ada yang membuka pintu,” ujar seorang warga yang berada di lokasi.
Kondisi tersebut memicu kecurigaan sehingga keluarga bersama sejumlah warga kemudian masuk untuk memastikan keadaan.
Di dalam rumah, mereka menemukan seorang pria berada di salah satu kamar.
Pria tersebut disebut dalam kondisi tidak mengenakan baju.
Penemuan itu langsung memicu keributan di lokasi.
Suara gaduh yang terdengar di tengah malam membuat sejumlah warga sekitar keluar rumah untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Dalam waktu singkat, area perumahan yang biasanya sepi berubah ramai dipenuhi warga yang ingin mengetahui kronologi kejadian.
Beberapa warga mengaku terkejut karena insiden tersebut terjadi di lingkungan yang selama ini dikenal relatif aman dan kondusif.
Hingga Jumat pagi, peristiwa tersebut masih menjadi topik utama pembicaraan warga sekitar.
Meski demikian, berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat masih bersifat keterangan awal dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara menyeluruh.
Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait status para pihak yang terlibat maupun dugaan pelanggaran yang mungkin terjadi.
Karena itu, seluruh perkembangan kasus masih menunggu hasil penelusuran dan klarifikasi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sebelum ada penjelasan resmi dari pihak terkait. (*)
(Redaksi akan memperbarui berita ini setelah memperoleh konfirmasi resmi dari aparat maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (*)
