Puisi: Sumpah Serapah

Puisi

Oleh: Dinda Fatimah Zahra Ada penyakityang menolak sembuh,sebab setiap mulutmasih menganggapnya doa. Masa inkubasinyatak pernah menghitung hari.Ia menungguhingga lidah lupa berjaga. Lalu memilihkerongkongan yang paling sabarmenelan dendamtanpa pernah tersedak. Mula-mulahanya sepotong ucapyang terdengarlebih tajam dari biasanya. Kemudian beberapa namaperlahan membusuksebelum sempatdipanggil pulang. Tak ada demam.Tak ada nyeri.Hanya suara yang terdengar sehatdari tubuh yang terlihat sakit. […]

Tutup