Makassar, Katasulsel.com — Penyidikan kasus tewasnya seorang sopir taksi online di Kabupaten Maros terus bergulir. Hasil autopsi mengungkap adanya luka gorok serius di bagian leher korban yang diduga menjadi penyebab kematian.
Korban diketahui bernama Abdul Haris (50). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sayatan pada leher dengan panjang sekitar 18 sentimeter. Temuan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.
Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan autopsi telah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasilnya telah diserahkan kepada penyidik sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan.
Polisi masih bekerja mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti di lapangan. Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan turut dilibatkan untuk membantu mengungkap kasus yang menyita perhatian masyarakat itu.
Hingga kini, aparat belum menyimpulkan motif di balik kematian korban. Sejumlah kemungkinan masih didalami sambil menunggu perkembangan hasil penyelidikan.
Tantangan terbesar yang dihadapi penyidik adalah minimnya saksi yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut. Kondisi itu membuat proses pengungkapan kasus membutuhkan pendalaman lebih lanjut.
Meski demikian, polisi telah memeriksa beberapa orang yang dianggap mengetahui kondisi korban sebelum dan sesudah kejadian. Mereka antara lain anggota keluarga korban serta warga yang pertama kali menemukan jasad Abdul Haris.
