Pinrang, Katasulsel.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, terus bergerak dengan pendekatan yang berbeda. Jika sebelumnya fokus pembangunan terlihat pada pembukaan akses jalan tani dan berbagai infrastruktur desa, kini perhatian diarahkan pada satu hal yang tak kalah penting: kesehatan masyarakat.

Sabtu (1/8/2026), Satgas TMMD Ke-129 menggelar penyuluhan kesehatan yang diikuti warga Desa Tanratuo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nonfisik TMMD yang selama ini sering luput dari perhatian publik, padahal dampaknya dinilai jauh lebih panjang dibanding pembangunan fisik semata.

Di hadapan warga, tenaga kesehatan dari Puskesmas Cempa mengingatkan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, mencegah penyakit sejak dini, serta membiasakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Langkah ini dinilai relevan dengan kondisi pedesaan saat ini. Banyak program pembangunan berhasil menghadirkan jalan yang lebih baik, akses pertanian yang lebih lancar, hingga fasilitas umum yang lebih memadai. Namun tanpa masyarakat yang sehat, manfaat pembangunan tersebut tidak akan optimal.

Pasiter Kodim 1404/Pinrang, Kapten Arh. Maslan, menegaskan TMMD bukan hanya tentang pembangunan yang terlihat secara fisik. Menurutnya, membangun desa juga berarti membangun kualitas hidup masyarakatnya.

Karena itu, selain mengerjakan sasaran fisik seperti jalan tani, fasilitas sanitasi, dan sarana pendukung lainnya, TMMD juga menghadirkan berbagai program edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Program serupa sebelumnya juga diwujudkan melalui pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang mendapat respons positif dari masyarakat Desa Tanratuo.

Kepala Desa Tanratuo, Andi Asrul, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat desa karena dapat membantu mencegah berbagai penyakit yang sering muncul akibat pola hidup yang kurang sehat.

Bagi warga Tanratuo, kehadiran TMMD tahun ini bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur. Program tersebut juga membawa pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

TMMD Ke-129 sendiri sejak awal dirancang sebagai kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Pinrang, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa. Desa Tanratuo dipilih sebagai lokasi utama pelaksanaan program yang mencakup sasaran fisik maupun nonfisik.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan pedesaan, pendekatan yang dilakukan Satgas TMMD menunjukkan bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau jumlah bangunan yang berdiri.

Yang tak kalah penting adalah bagaimana masyarakat menjadi lebih sehat, lebih produktif, dan lebih siap memanfaatkan hasil pembangunan yang telah dihadirkan. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita pinrang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar pinrang hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita pinrang terbaru di sini