Wajo , Katasulsel.com – Malam mulai larut di Kelurahan Belawa, Kecamatan Belawa, Sabtu (18/7/2026). Namun semangat warga untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat mereka justru terlihat begitu tinggi. Rumah salah seorang warga yang menjadi lokasi reses Anggota DPRD Kabupaten Wajo, H. Andi Muh. Rasyadi, dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan.

Tokoh masyarakat, petani, pemuda, hingga ibu rumah tangga tampak hadir mengikuti kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak ada jarak antara warga dan legislator. Mereka duduk bersama, berdialog, dan menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat sehari-hari.

Bagi Andi Muh. Rasyadi, reses bukan sekadar memenuhi agenda kelembagaan DPRD. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mendengar langsung suara masyarakat yang selama ini menjadi dasar perjuangannya di parlemen daerah.

“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan malam ini akan kami bawa dan perjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan pemerintah daerah,” ujarnya di hadapan warga.

πŸ”₯ BACA JUGA
Amplop Beasiswa Untuk Wajo

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, sektor pertanian menjadi salah satu isu yang paling banyak disuarakan masyarakat. Warga berharap adanya bantuan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian, terutama saat memasuki musim kemarau yang kerap berdampak pada produktivitas petani.

Selain persoalan pertanian, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kepesertaan BPJS Kesehatan. Menurut warga, akses layanan kesehatan yang terjamin menjadi kebutuhan penting yang harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Usulan pembangunan jalan tani juga mencuat dalam pertemuan tersebut. Infrastruktur itu dinilai sangat dibutuhkan untuk memperlancar aktivitas petani, mulai dari mobilitas menuju lahan hingga distribusi hasil panen. Di sisi lain, warga juga meminta penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang masih minim pencahayaan demi meningkatkan keamanan lingkungan pada malam hari.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Andi Muh. Rasyadi memastikan seluruh aspirasi akan dicatat dan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD sebagai bahan pembahasan bersama pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap usulan masyarakat memiliki urgensi tersendiri dan perlu dikawal agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Semua aspirasi memiliki nilai penting. Tugas kami adalah mengawal agar usulan masyarakat dapat dibahas bersama pemerintah daerah sehingga secara bertahap bisa direalisasikan sesuai kewenangan dan kondisi keuangan daerah,” katanya.

Reses yang berlangsung hingga malam itu menjadi gambaran bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada wakil rakyat untuk menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah. Di tengah suasana yang akrab, berbagai aspirasi mengalir tanpa canggung, mulai dari kebutuhan dasar hingga pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Bagi warga Belawa, malam itu bukan sekadar pertemuan rutin. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan harapan secara langsung kepada legislator yang mereka pilih, dengan harapan suara yang disampaikan dapat berujung pada program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Wajo terbaru di sini