Makassar, Katasulsel.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi memulai tahapan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b tahun 2026. Kegiatan berlangsung Rabu (22/4/2026) di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan, Jl. Urip Sumiharjo No. 269, Kota Makassar.
Seleksi terbuka ini bertujuan mengisi empat posisi jabatan eselon II.b, yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, serta Kepala Dinas Kesehatan.
Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah membuka kegiatan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten yang juga Ketua Panitia Seleksi, Andi Rahmat Saleh. Turut hadir, Kepala BKD Provinsi Sulawesi Selatan Erwin Sodding.
Sejumlah pejabat Pemkab Sidrap juga hadir. Di antaranya Asisten Ekbang Andi Patahangi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Bachtiar, Staf Ahli Bidang Pembangunan Sudarmin, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kadis Kominfo Mahluddin, Kepala Bapperida Herwin, Kadis Pemdes PPA Andi Surya Praja, Kadis Koperasi UKM Nakertrans Adli Lukman, serta beberapa pejabat lainnya.
Nurkanaah dalam sambutannya menyatakan, proses seleksi merupakan instrumen krusial dalam menjaring sumber daya manusia terbaik untuk mengisi posisi strategis.
“Anda adalah putra-putri terbaik Kabupaten Sidrap, maka perlihatkanlah kemampuan Anda. Prinsip kita adalah tidak ada usaha yang mengkhianati hasil,” ujar Nurkanaah.
Nurkanaah selanjutnya menekankan, setiap peserta harus mengedepankan integritas, bersaing secara sehat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Jika kita hadir dan maksimal dalam kegiatan ini, Insya Allah hasilnya akan maksimal juga,” imbuhnya.
Nurkanaah juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan objektivitas selama proses berlangsung.
“Dengan transparansi yang terjaga, diharapkan seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan tinggi yang mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Sidrap,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKD Provinsi Sulawesi Selatan Erwin Sodding menyoroti pentingnya tahapan seleksi ini sebagai langkah krusial dalam pengukuran kapasitas aparatur. Ia menyebut tahapan ini sebagai “perang pertama” bagi para peserta.
“Assessment Center yang kita ketahui bersama merupakan metode pengukuran yang secara ilmiah telah melalui penelitian, dan memiliki validitas serta reliabilitas tertinggi dalam mengukur potensi dan kompetensi manusia,” ungkap Kepala BKD.
Guna menjaga keseimbangan dan objektivitas penilaian, pihaknya telah menyiapkan delapan asesor untuk menilai sembilan peserta. Penggunaan pendekatan multi-assessor ini diterapkan untuk menghindari penilaian subjektif yang hanya mengandalkan satu atau dua orang saja.
Berdasarkan verifikasi Panitia Seleksi, sebanyak 9 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi/berkas dan memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti tahap seleksi, yaitu:
- Dr. Muhammad Aries Yasin, S.Pt., M.AP.
- Dr. Ishak, SKM., M.Kes.
- Sunandar Priyoatmojo, S/E.
- Muhammad Tahir B, S.Pd., M.Si.
- Ahmad Taufik Azis, S.KM., M.Epid.
- Irwan, S.Kom., M.M.
- Fadli Yacub, SE, Ak., M.Adm.Pemb.
- A. Bustanil, S.A.P., M.A.P.
- Muhammad Tang, S.KM., M.Kes.
Pewarta: ANDI ASMUNAWARDI
